Selasa, 15 November 2011

Dengan membaca

Kemarin ketika di toko buku kami bertemu dengan seorang 'mantan' guru sekolah InT'l di daerah Bintaro. Beliau sudah 12 tahun mengabdi sebagai guru dan pernah mengajar grade 4,5 dan 6. Sekarang Ia sudah memiliki sebuah sekolah di NTT. Ibu ini kesini dalam rangka mencari buku-buku untuk perpustakaan sekolahnya.

Singkat cerita, anak kami A senang membaca keras-keras. Ketika A sedang membaca ibu itu nampak kaget dan menghampiri kami. Kemudian terjadi percakapan antara kami dan ibu itu. Singkat cerita ibu itu merasa kagum dengan cara A membaca kata2 yg menurutnya sukar. Lebih kaget lagi ketika saya katakan, kami keluarga homeschool... MasyaAllah...

Saya juga mengatakan, dalam beberapa hal saya mungkin tidak memiliki tekhnik mengajar spt guru-guru sekolah Int'l seperti ibu. Tapi saya memiliki tekad untuk mendampingi mereka.

Ibu guru itu berkata, "Ah ibu... hanya dengan membuat anak senang membaca...dan membaca. Itu adalah suatu tekhnik yang tidak ternilai harganya, sangat mahal... dan tidak ada tandingannya. Tidak dapat dibandingkan dengan tekhnik mengajar manapun juga. Sebab dari membaca anak akan belajar dan mengajar dirinya sendiri."

Kata-kata itu selalu terngingang-ngiang ditelinga saya. Kata-kata dari seorang ibu guru berperawakan Indonesia Timor.